2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri yang Bisa Mengubah Hidupmu

2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri yang Bisa Mengubah Hidupmu

651
1
SHARE

Halo Makeitationer! Kali ini gue bakalan share jurus andalan gue untuk mengembangkan potensi diri berdasarkan pengalaman gue dalam mengembangkan potensi diri.

Awalnya, gue merupakan orang yang selalu dengerin apa kata orang lain. Orang ngomongin ini lah, orang omongin itu lah, pokoknya macem-macem deh. Perkataan baik maupun buruk pun, especially for me, itu selalu gue masukin ke dalam list pikiran gue (hahaha :D).

Seiring waktu berjalan, gue baru sadar ternyata apa yang gue lakuin sebelumnya itu salah. Apalagi saat gue mendengar ketidaksetujuan mereka, gue ternyata nggak menyaring apakah perkataan mereka itu akan buat gue mundur dari apa yang gue lakuin ataukah buat gue maju. Hal ini terjadi pada diri gue karena perkataan yang gue dengerin sifatnya abstrak banget untuk gue pahami. Maklumlah gue waktu itu masih kurang wawasan.

Gue akhirnya tahu apa sih kunci penting memahami perkataan orang lain, entah itu sifatnya yang pro ataupun kontra terhadap apa yang gue lakuin. Perlu diingat, perkataan yang baik itu nggak selalu ngebuat kita menjadi lebih baik juga loh, tapi itu mungkin bisa membuat kita menjadi orang yang sebaliknya, yaitu buruk. Begitu pula sebaliknya dengar perkataan yang buruk.

Sebenernya kunci pentingnya itu simple banget, yaitu hanya kualitas mindset (pola pikir) yang lo punya.

(Baca: Mengubah Mindset dapat Mengubah Hidup Kita! Kok Bisa?)

*

Okay, gue sekarang akan membahas satu per satu tentang gimana sih caranya membuat diri lo memahami perkataan baik menjadi buruk sebaliknya melalui mindset yang tepat.

1.Mengubah Perkataan Baik menjadi Baik untuk Lo

2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri

Maksudnya apaan tuh? Yang baik kan jelas akan berdampak baik! Mungkin itu yang lo pikirin. Tapi kalo lo sadar, pemikiran itu sifatnya kompleks dan setiap orang punya caranya sendiri dalam mengolah informasi di dalam otaknya. Kuantitas dan kualitas dari wawasan dan pengalamannya akan mempengaruhi gimana proses pemahaman seseorang terhadap sesuatu.

Nah, proses diatas itu akan membentuk mindset (pola pikir) lo. Jika wawasan dan pengalaman lo kuantitasnya cukup dan kualitasnya bagus, maka akan membentuk mindset yang baik yang disebut Growth-mindset (pola pikir bertumbuh). Dan jika sebaliknya, maka akan membentuk Fixed-mindset (pola pikir tetap).

2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri

Banyak orang berpikir gini, kalo gue dapet respon baik dari orang lain gue akan lebih bisa meroket jauh dari sebelumnya. Pemikiran ini memang benar, tapi pemikiran ini hanya akan direalisasikan oleh orang-orang yang punya Growth-mindset. Sedangkan orang-orang yang punya Fixed-mindset hanya akan puas di lingkungan pecapaiannya saja.

True story nih!

Dulu, gue seorang yang bener-bener immerse (tenggelam) dengan budaya hip-hop (walaupun nggak sampai style-nya bener-bener hip-hop). Gue suka banget nge-rap, dan mungkin gue satu-satunya orang yang bisa nge-rap di kampus.

Sejak debut gue manggung, gue sering dapet pujian dari temen-temen gue karena nge-rap gue memang keren, dan hanya gue yang bisa ngerap seperti itu (nge-rap cepat dan bahasa inggris lagi).

Karena ngerasa gue sendiri yang bisa, akhirnya gue menganggap itu suatu pencapaian yang baik. Tapi gue nggak nyadar ternyata gue masih stuck dalam Fixed-mindset. Disitu, gue menikmati hobi nge-rap gue dengan hanya bermain di zona nyaman, walaupun ada sedikit improve nge-rap (tapi itu nggak ada artinya). Akhirnya kemampuan rap gue stagnan karena ternyata gue menikmati zona nyaman itu.

(Baca: Gimana Caranya Keluar dari Zona Nyaman? )

Cerita gue diatas menunjukkan bahwa meskipun gue menerima respon baik dari orang-orang, tapi karena gue masih berada dalam Fixed-mindset, gue akhirnya berakhir dalam keadaan nggak baik. Ini diakibatkan oleh guenya yang terlena menikmati pujian dan lupa belajar mengembangkan diri lebih baik lagi.

2.Mengubah Perkataan Buruk menjadi Baik untuk Kita

2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri

Komplen atau kritikan merupakan hal yang menyakitkan bagi perasaan, apalagi lo yang baperan ya, bisa-bisa lo mungkin kepengen gantung diri di pohon cabe (hahaha :D). Memang berat ketika kita mendengar hal-hal seperti ini karena lo itu manusia yang cenderungnya menyukai hal yang baik-baiknya saja dari sesuatu hal.

Gue ingatkan ya! Semua hal yang kita lakukan di dunia ini, memang akan selalu memiliki resiko. Jadi, lo jangan heran kalo lo akan menemui orang–orang yang akan memberi lo respon buruk ketika lo melakukan kesalahan.

Saat lo mendengarkan respon buruk dari orang lain, lo jangan merespon balik dengan menutup diri lo untuk nggak menerima respon tersebut. Akan tetapi lo seharusnya berlaku sebaliknya, lo harus buka selebar-lebarnya pintu di otak lo untuk menerima informasi sebanyak-banyak dari ucapan mereka itu.

Jika lo pernah baca buku atau nonton biografi orang yang hebat dan telah sukses besar, lo bisa pasti tahu kehebatan mereka dalam mengonversikan semua respon buruk dari orang banyak, entah itu caci-maki, kritikan, komplen, dll, itu menjadi sebuah hal yang akan berpengaruh banget bagi masa depan mereka.

True story lagi nih!

Siapa yang nggak kenal Albert Einstein? Dia merupakan fisikawan terbaik yang pernah ada, dan dunia mengakuinya sebagai orang terjenius yang pernah ada. Di saat karier akan mulai naik, banyak orang yang meremehkan pemikirannya. Sampai orang-orang mengatakan bahwa idenya gila lah, nggak masuk akal lah, nggak bisa dibuktiin lah.

2 Jurus Mengembangkan Potensi Diri

Dizaman Einstein, orang masih memegang erat beberapa kaidah fisika yang dihubungkan dengan teorinya Sir Isaac Newton. Akan tetapi, Einstein bersih keras bahwa dia melihat kejanggalan dalam penggunaan teori tersebut.

Di teorinya Newton mengatakan kalo waktu itu absolute, tapi Einstein memikirkan adanya kejanggalan. Betapa beraninya dia melawan teori yang sudah dipakai sekitar 200 tahun itu dan dibantah oleh dia. Hingga pada akhir pencapaiaan terbesarnya, dia berhasil membuktikan sekaligus mematahkan teori Newton itu dengan menyatakan kalo waktu itu tidak absolut.

**

Sungguh keren kan? Dengan mindset yang benar, entah itu respon yang sifatnya baik ataupun buruk, lo bisa mengubah segala hal menjadi tetap baik, bahkan lebih baik lagi dari sebelumnya.

 

MAKE IT ACTION!

Pertama-tama, lo harus kenali diri lo itu sedang terjebak dalam Fixed-mindset ataukah sudah memiliki Growth-mindset. Setelah tahu lo berada dimidset mana, lo bisa mulai belajar dengan langkah-langkah benar. Jika lo merasa masih berada di Fixed-mindset, ingat, lo harus tingkatin lagi kuantitas dan kualitas wawasan dan pengalaman lo. Keep positive thinking!

***

Wassalam.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY