7 Alasan Ini yang Bikin Negara Tidak Dapat Rakyat dan Pemimpin yang...

7 Alasan Ini yang Bikin Negara Tidak Dapat Rakyat dan Pemimpin yang Baik

2155
0
SHARE
Beli Pemimpin yang Adil

Heylo Makeitationer, di waktu pemilihan pemimpin pasti semua orang ingin sekali memiliki pemimpin yang baik. Pertanyaannya apakah hal tersebut mungkin? Mungkin saja suatu negara mendapatkan pemimpin yang baik, tapi untuk mendapatkannya bukanlah semudah yang kita pikirkan. Contohnya rakyat dan pemimpin harus memiliki sinergisitas yang sama.

Sebelum lanjut ke pembahasan selanjutnya kamu harus meyakini hal berikut. “Sesungguhnya di antara hikmah Allah Ta’ala dalam keputusan-Nya memilih para raja, pemimpin dan pelindung umat manusia adalah sama dengan amalan rakyatnya bahkan perbuatan rakyat seakan-akan adalah cerminan dari pemimpin dan penguasa mereka”. Oke selanjutnya kita akan membahas penyebab-penyebab negara tidak diberikan pemimpin yang baik yaitu:

1.Rakyatnya Pelit

Rakyat dan Pemimpin Pelit

Kita sering menemukan begitu banyak orang yang hidup mewah dan kelihatan menikmati kehidupannya. Masihkah kamu melihat banyak orang yang suka menghamburkan hartanya daripada berbagi. Saat kita yakin ini semua karena sistem yang ada di negara kita, kenapa tidak kita mulai dari diri kita untuk selalu berbagi, tidak ada yang melarang kan ? Banyaknya rakyat yang tidak berbagi membuat Sang Maha Pemberi tidak memberikan kita pemimpin yang suka berbagi dengan sesama.

2.Rakyatnya Suka Mencaci

Rakyat dan Pemimpin Mencaci

Menjelek-jelekan satu sama lain bahkan mencaci, kadang lucunya mencaci dan menjelekan adalah cara mengakrabkan satu sama lainnya. Kebiasaan menjelekan ini menjadi alasan mengapa suatu negara ditinggali oleh orang yang isinya saling menjelekan, baik rakyat atau pemimpinnya. Jangan terkejut kalau suatu negara diberikan pemimpin yang suka menjelekan karena Sang Maha Pemberi memberikan pemimpin sesuai cerminan rakyatnya.

3.Rakyatnya Suka Berbohong

Rakyat dan Pemimpin Bohong

Sejak kecil terbiasa untuk berbohong, bahkan sejak mengenyam bangku pendidikan dengan mencontek. Berbohong dianggap hal yang sepele bagi kebanyakan orang, contohnya seperti mencontek. Tidak heran negeri tersebut dihuni oleh banyak orang pembohong, koruptor, aktor, dan lainnya. Jangan marah kalau negara tersebut diberikan pemimpin yang suka bohong ataupun ingkar janji, Sang Maha Pemberi memberikan apa yang layak untuk mereka.

4.Rakyatnya Suka Melanggar Aturan

Rakyat dan Pemimpin Melanggar Aturan

Sepertinya melanggar aturan adalah hal yang sepele, seolah tidak masalah melanggar aturan karena tidak berakibat fatal. Aturan yang sering dilanggar oleh mereka membuat banyak kekacauaan yang ada, baik di negara, lingkungan, dan suku mereka. Memang terlihat sepele diawal namun fatal diakhir, namun selain itu hal ini juga menyebabkan Sang Maha Pemberi memberikan pemimpin kepada negara tersebut yang suka melanggar aturan.

5.Rakyatnya Suka Diskiriminasi

Rakyat dan Pemimpin Diskriminasi

Perbedaan suku, ras, agama, dan lainnya menjadi alasan terjadinya tindakan diskrimanasi. Merasa diri paling benar membuat tindakan ini terjadi, akibatnya sekelompok mayoritas sering kali mendiskriminasi dan tidak bersikap bijak. Sang Maha Pemberi akhirnya menunjukkan pemimpin yang menjadi cerminan bagi rakyatnya untuk negara tersebut.

6.Rakyatnya Suka Main Hakim Sendiri

Rakyat dan Pemimpin Main Hakim Sendiri

Meyakini menganiaya orang lain yang melakukan kesalahan dianggap solusi untuk membuat orang lain jera dan peringatan untuk orang lain. Tidak masalah orang tersebut dianiaya hingga mati, padahal tidak ada orang yang pernah tidak melakukan kesalahan di dunia ini. Rakyatnya main hakim sendiri, kalau pemimpinnya juga demikian jangan salahkan siapapun karena inilah yang pantas diberikan oleh Sang Maha Pemberi.

 7.Rakyatnya Sukanya Menyalahkan

Rakyat dan Pemimpin Saling Meyalahkan

Suka menyalahkan orang lain adalah ciri orang yang sukar mengintropeksi diri. Hati-hati inilah akar permasalahan mengapa suatu negara tidak menjadi lebih baik. Kebiasaan ini membuat kita merasa yakin kalau kita selalu benar dan orang lain selalu salah. Hal ini sering membuat mata kita tertutupi dengan tanggung jawab diri sendiri. Ketika sibuk menyalahkan orang lain, dia akhirnya lupa punya tanggung jawab sendiri juga yang belum dia selesaikan. Akhirnya negara tersebut ditumpuki oleh banyak permasalahan karena banyak yang melepas tanggung jawabnya, maka Sang Maha Pemberi berikan pemimpin yang suka menyalahkan juga.

MAKE IT ACTION

Jadi Makeitationer, sudah berhentilah menyalahkan, menjelekan, dan perbuatan buruk lainnya lebih baik mendo’akan daripada mempeributkan hal tersebut. Allah Ta’ala tidak akan berikan kita pemimpin yang baik kalau kita tidak menjadi pribadi yang baik. “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. Kalau kita sebagai rakyatnya berlaku baik maka kita akan diberikan reward pemimpin yang baik oleh Sang Maha Pemberi.

Lihat Juga Ternyata Setiap Orang Memiliki Bakat Pemimpin

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY