7 Tips Cepat Menjadi Asisten Praktikum Berkelas, Disayang Dosen dan Praktikan

7 Tips Cepat Menjadi Asisten Praktikum Berkelas, Disayang Dosen dan Praktikan

4343
0
SHARE
Asisten

Heylo Makeitationer, pernahkah kamu menjadi asisten praktikum, atau kepengen jadi asisten praktikum?  Banyak sekali kasus praktikan ataupun dosen yang mengeluh pada asistennya, karena bagi mereka asistennya tidak profesional. Kadang juga asistennya keras kepala banget sampai semua-semua praktikan yang salah dan tidak pernah mencoba intropeksi diri dulu. Berikut adalah tips menjadi asisten praktikum yang keren dan berkelas :

1. Berpenampilan Rapi

Penampilan Rapi

Ada yang bilang penampilan bukanlah hal yang penting. Tetapi coba bayangkan seandainya orang yang akan sering dipandang dan diperhatikan tidak enak dipandang, bisa jadi belum mandi juga. Berpenampilanlah yang rapi sehingga praktikanmu merasa nyaman memperhatikanmu.

2. Open Minded

Open Minded

Open Minded (pikiran terbuka) adalah ketika anda tahu bahwa anda benar, tetapi anda juga tahu anda bisa saja salah dan mau untuk mendengar opini atau sudut pandang orang lain yang berbeda maupun yang tidak sesuai dengan pemikiran anda. Bisa jadi praktikan ternyata mempunyai keahlian atau pengalaman yang lebih baik daripada asisten. Jangan yakin 100% kamu selalu benar, buka pikiran kamu jika ternyata mereka punya potensi atau gagasan yang tepat, maka terima pendapat mereka.

3. Technical Meeting Profesional

TM Profesional

Momen ini adalah waktu yang tepat untuk menyetujui keputusan dalam pelaksanaan praktikum. Asisten dan praktikan akan saling berdiskusi dan memutuskan teknis pelaksaan praktikum. Asisten mempunyai hak untuk menentukan teknisnya, namun perlu diingat bahwa pelaksaan praktikum akan lancar apabila kedua belah pihak mempunyai keputusan yang saling mendukung. Keputusan yang sudah dibuat saat technical meeting harus dilakukan secara tegas oleh asisten dan praktikan. Kemudian sebagai asisten dapatkan informasi sebanyak mungkin mengenai pemahaman praktikan sehingga bisa menjadi landasan teknis praktikum yang sesuai.

4. Bimbing Mereka

Bimbingan Tepat

Ingat tujuan utama kamu sebagai asisten adalah untuk membimbing mereka. Bukan untuk modus, ngerjain, atau ajang perbudakan. Berikan mereka setiap arahan yang efektif dan efisien. Setiap gerakan atau tindakan yang mereka lakukan mempunyai manfaat dan tidak terbuang sia-sia. Ingat membimbing harus sepenuh hati, jangan banyak mengeluh, saling mendukung, dan mendo’akan.

5. Ramah dan Tidak Kaku

Ramah

Jangan jadi asisten yang galak, soalnya hal ini bisa menyebabkan praktikan bekerja dibawah tekanan. Bukannya ketika di dunia kerja akan banyak tekanan ? Fine, jika kamu yakin demikian hal itu tepat, maka kamu membuat adik tingkatmu menjadi robot bukan manusia. Manusia adalah makhluk yang kreatif, inovatif, dan penuh rasa penasaran, bekerja dibawah tekanan menyebabkan mereka bekerja tanpa banyak berpikir. Mereka yang bekerja tanpa berpikir tidak akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di pekerjaan. Ramah dan murah senyum juga menambah pahala serta sahabat, kamu akan disenangi oleh praktikan. Praktikan yang cerdas akan berusaha mempertahankan keramahanmu.

6. Asisten Harus Kompak

Kompak

Tunjukan kekompakanmu sebelum menyuruh praktikan supaya lebih kompak. Ingat segala macam perkara harus disepakati bersama terlebih dahulu, jangan sampai asisten yang satu dan lainnya tidak mempunyai jawaban yang sama. Apalagi sampai diantara asisten ada yang lagi musuhan, biasanya sih musuhan itu diakibatkan oleh cinlok (cinta lokasi) kalau ada yang begini jangan jadi asisten.

7. Berikan Nilai yang Profesional

Nilai Profesional

Berikan nilai yang tepat dan sesuai dengan kesepakatan technical meeting, misalnya disana nilai asistensi, tugas, laporan dan respon berapa %. Ingat jangan berikan limit terhadap penilaian. Sebagian asisten memberikan limit kepada praktikan sehingga mereka tidak mungkin mendapatkan nilai A, contoh alasannya karena tidak ada yang sempurna. Penyakit sulit dapat nilai A ini sudah parah di teknik. Penyebab penyakit ini adalah karena asisten yang mengikuti pendahulu-pendahulunya. Tinggalkan alasan kuno tersebut dan cobalah membuka wawasan baru, carilah referensi pada beberapa universitas lain yang mempunyai praktikum yang serupa terutama universitas yang unggul. Jangan berikan nilai asal-asalan dan menggunakan perasaan, cobalah gunakan sistem penilaian yang sistematis, karena ini adalah poin penting yang biasanya sering diprotes.

MAKE IT ACTION

Jadi Makeitationer, kuncinya adalah terbuka dan ramah. Niatkan usahamu ikhlas untuk membimbing adik-adik tingkatmu, kemudian berikan nilai yang adil. Ketika kamu membantu orang lain kamu pasti akan dibantu oleh orang lain juga dari arah yang tidak terduga ketika sedang kesulitan.

Baca juga bakat kepemimpinan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY