Apakah Kamu Kids Zaman Now atau Bukan?

Apakah Kamu Kids Zaman Now atau Bukan?

3783
3
SHARE

Heylo Makeitationer, berjumpa lagi dengan saya. Gimana kabarnya? Semoga sehat selalu karena sehat itu hal yang sangat mahal.

Kamu suka makan Micin? Udah panggil sayang-sayangan mesra sama dia yang bukan Istri atau Suamimu? Kamu suka Nulis Alay? Selfie ditempat yang berbahaya? Meremehkan orang tua? Merasa Paling Benar? Kecanduan Teknologi? Pingin Gaul tapi nggak jelas manfaatnya? Kalau kamu menjawab Iya pada 3 pertanyaan anda termasuk Kids Zaman Now, Ayo ngaku.

Kalau nggak mau ngaku, jawab pertanyaan ini Berapa usiamu atau kamu Lahir Tahun Berapa? Karena Pertanyaan ini dapat menentukan posisi kamu sebagai Kids Zaman Now atau Bukan

Menurut penelitian Alvara Research kelompok demografis (cohort) dibedakan menjadi 4 generasi yaitu generasi baby boomer, generasi X (Gen-Xer), generasi millennials dan generasi Z. Generasi baby boomer adalah generasi yang lahir setelah perang dunia kedua (saat ini berusia 52 hingga 70 tahun). Disebut generasi baby boomer karena di era tersebut kelahiran bayi sangat tinggi. Generasi X adalah generasi yang lahir pada tahun 1965 hingga 1980 (saat ini berusia 36 hingga 50 tahun). Generasi millennials adalah generasi yang lahir antara tahun 1981-2000, atau yang saat ini berusia 16 tahun hingga 34 tahun. Generasi Millennials (juga dikenal sebagai Generasi Millenial atau Generasi Y) adalah kelompok demografis setelah Generasi X, sedangkan generasi Z merupakan generasi yang lahir setelah tahun 2001 hingga saat ini.

Pembagian Generasi

Kids yang berarti “anak-anak”  dan  Now artinya “Sekarang” sehingga Kids Zaman Now berarti “Anak-anak Zaman Sekarang”.  Usia Anak-anak zaman sekarang mengarah kepada kelompok Gen-Z yang lahir pada tahun 2001 hingga saat ini. Jadi kalau kamu masih sekolah SD, SMP, dan SMA, maka anda termasuk Generasi Kids Zaman Now. Mungkin kamu berpikir untung saja aku bukan golongan Kids zaman now. Tapi belum tentu kelompokmu yang terbaik, jadi sebelum kita membahas lebih dalam lagi mengenai Kids Zaman Now, aku jelasin dulu mengenai karakter tiap kelompok Generasi.

Masing-masing generasi memiliki ciri dan karakternya. Baby Maichel Jacksoonboomer cenderung memiliki karakter idealis. Mereka cenderung memegang teguh prinsip yang mereka anut, khususnya terkait dengan tradisi yang sudah turun temurun. Selain itu mereka juga memiliki pola pikir konservatif (agak kolot), karena itulah generasi ini cenderung lebih berani mengambil resiko dibanding dengan generasi lain.

 

 

Will SmithGen-Xer merupakan “generasi antara” sebelum generasi millennials. Gen-Xer merupakan anak-anak dari baby boomer, sehingga nilai-nilai yang diajarkan baby boomer sedikit banyak masih melekat pada Gen-Xer. Generasi ini sudah mulai modern dan tidak sekonservatif baby boomer karena teknologi sudah mulai berkembang. Generasi ini adalah generasi transisi karena pada tahun 1960 hingga 1980 merupakan transisi ke teknologi yang lebih modern.

 

Generasi Millennial merupakan generasi yang lebih luasMark Zuckerberg pemikirannya, yang berbeda dengan generasi lain. Hal ini banyak dipengaruhi oleh munculnya  smartphone, meluasnya internet dan munculnya jejaring sosial media (social media). Ketiga hal tersebut banyak mempengaruhi pola pikir, nilai-nilai dan perilaku yang dianut.

 

 Willow Smith

Generasi Z ini memiliki karakter yang unik dan sangat berbeda dengan karakter yang dimiliki oleh generasi-generasi sebelumnya. Pengaruh teknologi yang sangat kuat ini tercermin pada, misalnya, ketergantungan generasi Z dengan gadget dan durasi konsentrasi yang singkat (Ozkan & Solmaz, 2015).

Generasi Z atau yang kita sebut dengan Kids Zaman Now, tidak hanya memiliki sifat negatif yang dianggap tidak lazim oleh kebanyakan orang. Tentunya secara tidak sadar tanggapan buruk kita terhadap Kids Zaman Now membuat kita tertutup dengan potensi besar yang mereka miliki. Hal ini karena mereka terpengaruh Teknologi, Internet & Media Sosial, Resesi Ekonomi Besar, 9/11. Berikut adalah sifat yang mereka miliki baik positif dan negatif bergantung dari kamu ambil yang mana:

  1. Bergantung Pada Teknologi,

Teknologi

Tanpa teknologi kehidupan mereka hampa, komponen yang mereka butuhkan adalah Gadget dan Internet. Waktu yang mereka gunakan terlalu banyak digunakan untuk menggunakan gadget mereka untuk terhubung ke Dunia Internasional (Internet), akhirnya waktu mereka tidak produktif dan kurang peka terhadap lingkungan. Demi terhubung tidak jarang kita melihat mereka menggunakan segala macam cara.

Akan tetapi dengan kemampuan teknologi ini, semua pekerjaan jadi lebih mudah dan cepat. Akibatnya mereka bisa diberikan pekerjaan multitasking. Jadi walaupun mereka terlalu bergantung pada Teknologi tetapi pekerjaan yang mereka miliki bisa lebih cepat. Hal ini karena kemajuan teknologi yang terjadi dapat dikuasai oleh mereka. Terkadang Kids Zaman Now lebih banyak yang pintar mengusai teknologi dibandingkan mereka yang berada di generasi berbeda. Jadi Kamu/Keluargamu Kids Zaman Now yang mana terhadap Ketergantungan Teknologi?

  1. Menerima Keberagaman Budaya,

Keberagaman

Kids Zaman Now lebih mudah menerima keberagaman budaya, akibatnya budaya barat yang mereka dapatkan melalui teknologi informasi baik dari sosmed, youtube, tv, dll, membuat mereka menjadi rusak apalagi budaya yang mereka terima belum difilter. Padahal budaya di luar belum tentu sesuai dan benar dengan kondisi masyarakat yang ada. Pergaulan bebas, Hedonisme, Individualis, dan lainnya. Hal ini membuat kebanyakan Kids Zaman Now jadi lupa dengan budaya mereka akibat terlalu banyak menerima keberagaman. Sifat Acuh mereka dengan permasalahan yang ada seolah itu bukan urusannya, mereka menerimanya bukan karena masalah budaya itu baik atau tidak namun karena mereka tidak memikirkannya.

Akan tetapi menerima keberagaman ini memberikan budaya toleran terhadap budaya yang ada. Ketika ada perbedaan budaya mereka menerimanya dengan bijak,  dan tidak terlalu egois untuk mempertahankan budaya mereka, sehingga mereka bisa mencerna budaya positif dan manjalin hubungan yang baik sehingga bisa membuat lingkungan mereka lebih baik. Jadi Kamu/Keluargamu Kids Zaman Now yang Menerima Keberagaman Budaya yang mana?

  1. Ingin punya banyak pengalaman,

Karena keinginan untuk memiliki banyak pengalaman, maka mereka mencoba semua hal-hal baru yang belum mereka miliki. Namun, karena terlalu terburu-buru dan tanpa merasa adanya rambu-rambu, akhirnya mereka mencoba hal yang seharusnya tidak boleh mereka lakukan karena rasa penasaran mereka.

Pengalaman

Walaupun demikian karena keinginan mereka untuk mempunyai banyak pengalaman, mereka jadi lebih banyak mendapatkan pengetahuan dan tentunya pengalaman. Mereka lebih terlatih karena pengalaman yang mereka miliki lebih banyak. Semua itu akan menjadi lebih baik ketika sebelum mencoba hal yang baru, mereka memilah dan tidak mencoba hal yang tidak sebaiknya mereka lakukan. Jadi Kamu/Keluargamu Kids Zaman Now Ingin Punya Banyak Pengalaman yang mana?

 

  1. Mendapatkan uang untuk dihabiskan,

Konsumtif adalah ciri khas Kids Zaman Now, nggak peduli dari mana mereka mendapatkan uang itu, yang penting mereka tetap gaul, dan puas. Uang adalah segala-galanya, “Bu/Pak minta uang”. Jujur yang satu ini rasanya bikin kesal, sudah orang tua capek nyari uang, dengan mudahnya minta uang, tapi malah durhaka alyas memberontak sama mereka.

Uang

Namun, tidak sepenuhnya menghabiskan uang adalah kegiatan yang negatif. Kids Zaman Now, juga mempunyai keinginan yang kuat untuk menjadi seorang Enterpreneur alyas Pengusaha. Hal ini perlu dipresiasikan, karena pemikiran mereka yang sudah berkembang, mereka ingin yang menjadi pembuat lapangan pekerjaan tersebut. Bukan mereka yang bekerja dibawah orang lain, oleh sebab itu mereka akan berinvestasi untuk  menggunakan semua uangnya sebagai modal usaha. Mereka akan menghabiskan uang untuk mendapatkan uang dengan persentase keberhasilan usaha yang besar, tentunya dengan inovasi dan kreatifitas mereka. Jadi ketika Mendapatkan Uang untuk Dihabiskan Kamu/Keluargamu Kids Zaman Now yang mana?

 

3 COMMENTS

  1. Halo nama saya Brian Jiericho saya berumur 17 tahun ke atas dan lahir di pada tahun 2001… Sebenarnya di tahun 2001 itu yang belum mempunyai handpone seperti apple, kasus, dll.. Dan juga seperti sosial media yaitu instagram, laza dan, Tokopedia, dll.. Saya aja belum pernah bilang kayak seperti kid jaman now yang suka bilang “Hi, papa?” sy aja blm pernah ngomong kayak seperti itu… Dan juga saya dulu di tahun 2001 saya masih memakai hp nokia jadul… Terus wifi-nya belum begitu sampai seperti kayak sekarang ini… Padahal di tahun 2001 belum punya game kayak seperti mobil legend, aov, pubg, dll… Yang di hp saya cuman ada game ular makan apel, ular tangga, dan bola saja. Dikira anda saya ini kid zaman now!! Bullshit.. Saya itu sudah beda jauh dengan sama orang zaman sekarang dan juga sudah kalah jauh dengan kami kami yang mainkan tanpa menggunakan Wifi 4G daripada menggunakan 3G. Dulu saya masih pake hp itu padahal masih 3G.. Sy itu blm pernah main menggunkan 4G dan menggunakan internet seperti sekarang… Pikirkanlah kalian semua ini.. Jangan langsung menuduh orang lain klw ada yang lahir tahun 2001 sudah pasti anak anak sampai zaman sekarang sudah tau bagaimana pada saat waktu masih kecil… Pake otak..!! Like- yang setuju dan not like- yang gak setuju

    • Maaf kak, penelitian diatas berdasarkan alvara research kak, jadi memang sudah diteliti oleh beberapa ahlinya, hal itu sesuai dengan kategori umur dan pembagian zaman,

      Pembagian ini juga tidak berarti apa-apa semua tergantung orangnya, entah mereka di jaman now atau di jaman dulu, semua memiliki potensi masing-masing, selama kita menjadi orang yang baik dan memanfaatkan keadaan zaman yang berbeda maka mereka akan menjadi orang yang hebat,

      Tidak ada manfaat saling menjelekan antara kids zaman dulu dan zaman now, jauh lebih bermafaat menggali potensi lebih dalam, menjadi lebih baik, dan make it action itulah fungsi website ini, menjadi lebih baik dan tak peduli perkataan orang yang membuat kita semakin buruk, manfaatkan keadaan zaman bukan saling menyalahkan karena itu akan membuat kualtias diri kita menjadi berkurang

LEAVE A REPLY