Tak Disangka! Musuh Umat Muslim Donald Trump Ngajak Bukber

Tak Disangka! Musuh Umat Muslim Donald Trump Ngajak Bukber

1186
0
SHARE
Bukber Donald Trump

Heylo Makeitationer, apakah kamu kenal dengan Donald Trump ? Dia adalah Presiden Amerika yang terkenal dengan pribadi yang anti dengan islam. Ternyata dalam waktu dekat ini, Presiden Negeri Paman Sam akan mengajak umat muslim untuk buka bersama di Gedung Putih. Bukber Donald Trump ini menjadi sesuatu yang tidak disangka.

Hampir dua dekade, Gedung Putih tidak menjadi tuan rumah makan malam buka puasa untuk memperingati Ramadhan. Kemudian Presiden Donald Trump dan Istrinya Melania merilis sebuah pernyataan pada hari Sabtu yang mengharapkan “salam hangat” bagi mereka yang merayakan Idul Fitri.

Akhlak Umat Islam Sangat Terpuji

Muslim di Amerika

“Muslim di Amerika Serikat bergabung dengan orang-orang di seluruh dunia selama bulan suci Ramadhan untuk fokus pada tindakan iman dan amal,” kata mereka. “Sekarang, saat mereka memperingati Idul Fitri bersama keluarga dan teman-teman, mereka meneruskan tradisi membantu tetangga dan berbagi roti dengan orang-orang dari semua lapisan masyarakat.”

Perilaku umat muslim yang ikut berbaur bersama di Amerika inilah juga memberikan pengaruh besar terhadap pandangan masyarakat di sana. Akhlak mereka yang terpuji dan murah senyum membuat sebagian masyarakat menerima keberadaan mereka disana.

Menjadi Tradisi di Pemerintahan Amerika Serikat

Trump memutuskan tradisi tahunan yang ditegakkan oleh tiga administrasi sebelumnya. Makan malam dimulai di bawah Presiden Bill Clinton dan dilanjutkan oleh kedua Presiden George W. Bush dan Barack Obama. Mereka biasanya dihadiri oleh anggota terkemuka dari komunitas Muslim serta anggota Kongres dan diplomat dari negara-negara Muslim.

Barack Obama Mengadakan Bukber

Menteri Luar Negeri Rex Tillerson juga melanggar tradisi beberapa dekade. Dia menolak permintaan Kantor Urusan Agama dan Urusan Global Departemen Luar Negeri untuk menjadi tuan rumah resepsi Idul Fitri. Sejak 1999, lima pendahulu Republik dan Demokrat Tillerson telah menyelenggarakan buka puasa bersama. Hal itu dilakukan selama bulan Ramadhan atau resepsi Idul Fitri di akhir liburan selama sebulan. Banyak pos diplomatik di luar negeri juga mengadakan acara selama bulan puasa dan doa Ramadhan untuk mempererat hubungan antara umat beragama di sana.

Jumlah Umat Muslim di Amerika Serikat terbanyak Kedua

Data Muslim Amerika

Berdasarkan survei dan penelitian Pew Research Center, diperkirakan ada sekitar 3,45 juta Muslim segala usia tinggal di AS pada 2017. Umat Islam terdiri sekitar 1,1% dari total populasi Penduduk Amerika Serikat. Jumlah yang meningkat ini menunjukkan, walau kondisi negeri ini yang terkenal anti dengan islam bahkan Islamphobia, ternyata terjadi agama ini meningkat disana. Berkat jumlah dan peran umat muslim di Amerika Serikat menjadi alasan Presiden AS ini untuk mengadakan buka bareng.

MAKE IT ACTION

Jadi Makeitationer, tentunya kita tidak tau kebenaran apa yang dilakukan oleh Donal Trump ini benar atau tidak. Hal ini karena informasi yang kami dapatkan berasal dari media, sedangkan hati sang pelaku hanya Allah SWT. dan dirinya saja yang mengetahui. Walau demikian hal menarik yang patut kita jadikan inspirasi adalah peran umat muslim disana. Begitu berat berada di lingkungan Islamphobia, tetapi berkat peran penting mereka disana, Presiden yang benci dengan Islampun luluh hatinya. Tetaplah berhati-hati, namun jangan ragu untuk berbuat baik, karena perbuatan baik akan mencerminkan kepribadianmu, keluargamu, agamu, serta bangsamu.

Lihat Juga :
Mohamed Shalah Berdakwah di Eropa dengan Sepakbola

sumber :

MSN, CNN, Politico, Pewresearch

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY