Mulai Passion Lo dengan Kata WHY!

Mulai Passion Lo dengan Kata WHY!

569
0
SHARE
Mulai passion lo dengan mengapa!

Hei, hei, hei, makeitationers!

Akhir-akhir ini gue ngerasa kalo arah hidup gue kemana-mana. Gue ngerasa kalo passion gue banyak sekali, jadinya gue mikir kalo mimpi gue semakin nggak terarah. Akhirnya gue putusin untuk mikir ulang gimana sih caranya buat ngatur passion gue supaya lebih terarah dan sesuai dengan mimpi gue.

*

Sebelumnya, gue sempet nonton TED-Talk-nya Simon Sinek yang ngebahas tentang gimana sih orang-orang yang menggapai kesusksesan besarnya dan bener-bener dikenal di seluruh dunia. Dia menjelaskan bahwa mereka yang berhasil berhasil sukses besar punya kesamaan, yaitu:

Mengapa, Bagaimana, dan Apa.

(Okay, gue ubah istilah diatas pake bahasa inggris biar lebih simple.)

Untuk menggapai kesuksesan besar, kita harus memikirkan 3 hal ini secara berturut-turut. Dimulai dari Why, setelah itu How, dan yang terakhir adalah What. Kenapa ketiga hal ini menjadi kunci kesuksesan? Kenapa harus berturut-turut juga? Maksudnya apaan tuh? Okay, kita bahas sekarang juga!

#Question1

Kenapa “Why, How, dan What” ini menjadi kunci kesuksesan?

Sadar nggak lo kalo orang sukses itu jumlahnya lebih sedikit dari orang-orang yang kehidupannya biasa aja? Ini membuktikan kalo banyak orang melakukan SESUATU itu tanpa TUJUAN dan CARA yang tepat. Mereka hanya berpikir “yang penting” melakukannya tanpa mempertimbangkan apa yang sebenernya sedang mereka lakukan.

Berbeda dengan orang-orang sukses, mereka tahu kuncinya gimana sih cara menggapai kesuksesan melalui apa yang mereka lakuin, diantaranya:

  1. Why
    Orang-orang sukses sangat memperhatikan tujuan dari apa yang mereka lakukan dengan cara menanyakan kata “Why” ke diri mereka. Pertanyaan-pertanyaannya seperti:wujudkan mimpi dengan mengapa?
  • Kenapa gue melakukan hal ini?
  • Untuk apa sih gue ngelakuin hal ini?
  • Emang hal ini berguna untuk kehidupan gue?

Nah, pertanyaan-pertanyaan ini selalu ditanyakan untuk mengarahkan diri mereka kepada tujuan yang tepat untuk mencapai mimpi besar mereka.

  1. How

Semua orang sukses tahu gimana sih cara melakukan sesuatu yang tepat dalam mencapai kesuksesannya. Bukan hanya tahu caranya aja, tapi efektifitas tentang sesuatu yang mereka lakukan itu sangat diperhatikan. Mereka akan memilah beberapa pilihan yang ada untuk memacu kesuksesannya. Contohnya:

mulai mimpi lo dengan mengapa?

  • Gimana caranya ya biar gue sukses?
  • Gimana ya langkah-langkahnya biar ini berhasil?
  • Benar nggak ya ini caranya?
  1. What

Orang-orang sukses tahu persis apa yang mereka lakuin. Passion merupakan hal utama yang akan mereka geluti karena ini mereka tahu ini merupakan cikal bakal lahirnya kesuksesan besar yang akan mereka capai nantinya.

mulai dengan mengapa

  • Apakah hal ini baik untuk gue kedepannya?
  • Apakah yang gue lakukan ini akan membuat gue sukses nantinya?
  • Apa cocok ini cocok untuk kesuksesan gue nantinya?

Nah, ketiga kata tanya diatas merupakan hal yang menjadi hal yang mendasar untuk mencapai kesuksesan yang besar.

 

#Question2

Kenapa sih harus dimulai dari Why, ke How, dan terakhirnya What? Kenapa nggak dibalik aja, dimulai dari What aja, ke How, diakhiri Why?

Menurut Simon Sinek, ada perbedaan kualitas kesuksesan dari orang yang berpikir dengan mulai bertanya dari “Why ke What” dan “What ke Why”. Dia menjelaskan bahwa orang yang memulai dengan bertanya “Why ke What” akan lebih inovatif dalam mennghasilkan sesuatu dari apa yang dilakukannya dibandingkan dengan orang berpikir dari “What ke Why”.

mulai dengan mengapa

Orang-orang yang akan menikmati atau menggunakan sesuatu yang dihasilkan dari orang berpikir “Why ke What” akan dihargai dengan harga tinggi daripada sesuatu yang dihasilkan dari orang berpikir “What ke Why”.

Contoh real yang sangat mencolok adalah produk APPLE yang dipelopori oleh Steve Jobs. Kualitas dari pemikiran Steve Jobs yang dimulai dari pertanyaan “Why ke What” membuat produknya dihargai sangat tinggi oleh masyarakat dunia.

Jika lo nyoba bandingin dengan harga merek produk lainnya maka harga produk-produk dari APPLE lebih tinggi dan bahkan bisa sangat berbeda jauh.

Orang yang berpikir dengan “Why ke What” juga akan melakukan atau menciptakan sesuatu dengan memperhatikan kepentingan orang lain dengan mengombinasikan ide terbaik dari passion-nya. Berbeda dengan orang-orang yang berpikir “What ke Why”, mereka hanya akan melakukan atau menciptakan sesuatu dengan mengaplikasikan ide terbaik mereka tanpa memperhatikan kebutuhan dan keinginan orang-orang yang akan menikmati hasil dari mereka.

Untuk memperkuat pemahaman, lo harus baca gimana sih cara membuat hidup ini tidak mainstream!

**

MAKE IT ACTION!

Lo sekarang udah tahu apa sih kunci untuk menggapai kesuksesan yang pernah lo harapin selama lo hidup. Lo bisa mulai dengan menanyakan diri dengan pertanyaan Why, ke How, dan terakhirnya What, saat melakukan passion lo. Remember, Start with Why!

***

Wassalam.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY